Dulu sih sudah pernah pakai GCM, tapi sekarang nyoba main main push notifikasi di Android dengan model baru dari Firebase Cloud Messaging.

Pada Firebase ini banyak fitur yang ditambahkan, kita bahkan bisa mengirim push notifikasi langsung dari halaman dashboard console firebase developer. Selain itu ada yang menarik lainnya, yaitu kita bisa membuat group dari para user aplikasi kita secara langsung. Dengan adanya group ini, akan mudah dalam mengkategorikan push notifikasi sesuai group dari pada user. Berikut yang sempat saya pelajari tentang Firebase Cloud Messaging.

 

 

Error ini saya temukan setelah upgrade ke php versi 7.0, Error yang menurut saya sedikit berpengaruh ke salah satu plugin WordPress JetPack (hanya sedikit) dan yang paling berpengaruh pada kasus saya adalah ketika menggunakan fitur dari xmlrpc .

Jika anda terbiasa menggunakan xmlrpc atau pakai library IXR_Library , maka akan muncul pesan error begini sesaat setelah anda mencoba request/posting data ke server WordPress. Continue reading

Teknologi ini sebenarnya udah lama njedul dalam dunia web programming, namun kali ini kebetulan saya mbaca babagan HTML 5 yang belum pernah saya gunakan.

Setelah saya liat dan saya baca, ternyata banyak juga macam-macam type input yang belum pernah saya gunakan. Menurut situs referensi programmer sedunia w3schools, jenis input type yang muncul di HTML 5 antara lain: Continue reading

Saya mau bicara soal SEO, tsaahh macak SEO Rockstar dulu. Yang saya tulis ini adalah tentang adanya sedikit ketimpangan antara jumlah viewers artikel yang berbau teknologi dengan kemungkinan peningkatan revenue dari usaha Cost Per Click.( Udah kayak judul skripsi belum? ).

Jangan tulis soal Teknologi

Karena yang datang atas nama keyword teknologi biasanya adalah orang yang sudah cukup paham dengan adanya Advertising. So, mereka tidak akan terjebak atau bahkan melakukan klik pada iklan, its means nothing for Cost Per Click. Bahkan bisa jadi browser yang mereka pakai berfitur AdBlock. Haha..

Intinya, Its not really worth untuk menulis soal Teknologi, terlebih programming dan tetek bengeknya. Walaupun begitu kita masih tetap dapat dollar of Cost Per Miles. Namun ini hanya asumsi saya lho ya, saya rasa tidak ada ruginya jika anda terus fokus membangun media berkabar soal Teknologi. Semua pasti ada hasilnya, tinggal seberapa balance antara effort dan revenue.

Media/Blog berbau teknologi justru akan mendapatkan perhatian lebih dari para pengiklan yang ingin melakukan endorsed produk. Media teknologi juga berpeluang besar untuk mendapatkan revenue dari affiliate. Coba perhatikan, web teknologi disekitar anda sudah banyak yang memasang link affiliasi kan? Dan yang jelas, segala tulisan akan memberikan manfaat informasi untuk para pengunjung.

Kesimpulan, untuk kita yang bermain advertising dan berharap memiliki penambahan CPC dari banyaknya visitors datang dari keyword, maka ada baiknya tidak terlalu berharap terhadap topik berbau teknologi. Karna CPC anda bisa saja tidak naik, karena probabilitas Click on Ad cukup kecil.

Sekian dan Semua itu demi traffic…

Disclaimer : Saya bukan ahli. Saya bukan mastah, Saya juga bukan SEO Rockstar, namun hanya Popstar. Juga bukan SEO Ninja, namun hanya SEO Karate. Basis pengetahuan dari tulisan ini masih sangat kecil, dari melihat, mencoba, mempraktekan, menimbang dan menghitung. 

Bapak ibu saya memang asli Jogja, namun sekarang ini mereka berdomisili di Banjarmasin, di kota tersebut dua jenis makanan ini sebenarnya ada, namun menurut beliau rasanya kurang enak, bahkan mendekati tidak enak.

Oleh karena itu, setiap kali pulang ke Jogja, dua jenis makanan ini selalu jadi idola. Bahkan setiap kali dijemput dari bandara, selalu langsung mampir ke warung untuk beli tongseng atau bakmi godhog. 

Entah apa magnet yang terkandung dikedua makanan ini, yang jelas bapak saya bisa sampai dua atau tiga kali dalam seminggu minta mampir makan bakmi dodhog. Kalau Tongseng sebaiknya jangan tiap minggu deh hehe.

Kebiasaan ini kini juga menjadi kesenangan juga untuk saya sekeluarga dan termasuk Aila. Si kecil Aila sangat suka kalau diajak makan bakmi dodhog, dia juga tak sungkan bilang jika sedang pengen makan dua jenis makanan ini. 

Ketika awal awal dulu Aila makan bakmi dodhog setengah porsi, tapi sekarang dia sudah mampu satu porsi sendiri, hadeh hadeh… 

Kalau urusan tongseng, menurut ibu saya ; Anak kecil yang doyan Tongseng ya Aila ini…hehe…


Judulnya aneh ngga sih? Jadi begini critanya. Ane itu lebih suka melakukan kegiatan apapun di kamar mandi diiringi suara gemericik air.

Kadang walaupun bak mandi sudah penuh, ane tetap mbuka kran air. Bukan niat mau mbuang air sih, tapi semata-mata biar ada suara air ajah.#halah

Sudah cukup jelas, alasannya biar kalau boker ngga kedengeran suara “cemplung- cemplung”, atau kalau pas kentut ngga kedengeran suara “preeet preeet preeettth…”.

Makanya kalau pas hajatan di kamar mandi yang air kran-nya ngga ngalir atau kran-nya pakai selang rasa-rasanya gimana gituh, mandinya jadi kayak pekewuh, mau pup pun jadi ngga tenang, mau buang gas juga takut konangan, asline mung masalah isin. Terlebih jika berada dirumah orang lain, misalnya rumah simbah dari istri gitu ( hadeh malah surhat ).

Namun yang jelas adalah ane lebih suka ada suara gemericik air dari pada sepi nyenyet saat sabunan atau sikat gigi.

Kalau ente gimana? Setuju sama ane ngga nih? Kalau iya, Jangan lupa ketik “setuju” pada kolom komentar atau sebarkan seluas-luasnya hingga angkasa ya!

Oke..sekian dulu ye edisi short time bloging..

Bye…

Jo podo nelongso
jamane jaman rekoso.
Urip pancen angel
kudune ra usah ngomel

Ati kudu tentrem
nyambut gawe karo seneng
ulat ojo peteng
nek dikongkon yo sing temen

Lha opo tho konco
ati kerep loro
ra gelem rekoso
mbudi doyo

Pancen kabeh podo
pengin urip mulyo
wiwitan rekoso
pancen nyoto

– Koes Plus –

Rasa-rasanya hampir semua orang kini telah mengkonsumsi koneksi Internet. Semakin menjamurnya smartphone dengan harga yang miring jelas menjadi salah satu pemicu meningkatnya pengguna dunia maya.

Hampir setiap lapisan masyarakat baik mulai kelas atas hingga bawah (namun tidak bawah banget ) sudah mulai mengenal teknologi internet. Minimal mereka sekarang sudah tahu chating atau menggunakan aplikasi messaging untuk berkomunikasi. Seperti WhasApp, BBM dan sejenisnya.
Continue reading

Iseng cek cek server, eh agak sedikit curiga karena ada beberapa request sering masuk lewat port ssh. Hmmm… entah ini akses yang baik atau semacam percobaan brute force, tapi ada baiknya saya melakukan sedikit perubahan konfigurasi pada port ssh.

Well …. mari kita ganti port ssh, Biar berasa lebih aman dari banyaknya request melalui port ini. Seperti biyasa, kita googling saja langkah-langkah cara ganti port ssh di linux:

Login ssh seperti biasa, lalu edit keterangan port yang digunakan ssh pada file sshd_config dengan cara :

nano /etc/ssh/sshd_config

Setelah mengganti bagian port yang digunakan lalu, restart ssh service :

service ssh restart

Udah gitu aja, semoga dengan ganti port ssh bisa lebih berasa aman.

Sekian

Jangan melupakan hal-hal kecil, karena sesuatu yang besar tak akan jadi besar tanpa hal kecil.

Jangan lupakan hal-hal sederhana, karena sesuatu yang spesial tak akan jadi spesial tanpa hal yang sederhana.

Lakukanlah hal yang kecil dan sederhana untuk membuat sesuatu yang besar dan spesial.

Bagaimana kamu mau jadi besar dan spesial jika hal kecil dan sederhana saja sering kamu lupakan?

Dalam sebuah perjalanan, Aila melihat gedung dan dia bertanya ; Pap, itu gedung apa?

Saya : Owh itu gedung sekolah perawat.

Aila : Perawat itu apa?

Saya : Itu lho yang kemaren nanya-nanyain kamu waktu periksa ke Dokter. (Kebetulan sehari sebelumnya Aila pergi ke dokter untuk check up). Lalu saya lanjutkan cerita, kalau nanti Aila mau jadi perawat, sekolahnya ditempat seperti itu. Kalau jadi perawat nanti bisa kerja di Rumah Sakit juga.

Aila : Dengan spontan dia menjawab ; Aku ngga mau jadi perawat, aku mau jadi Progremer! Aku mau jadi kayak Papap progremer.

Saya: Sambil ketawa kecil, saya bertanya: kenapa mau jadi Progremer?

Aila : Biar bisa Leptopan!

Hahaha jadi ini cuma masalah dia pengen mainan leptop.

Boleh jadi apa saja, yang penting kamu bahagia – Fatherhood Endank Soekamti