Original tanpa Inspirasi?

Sebelum tidur, saya mengantarkan anak-anak tidur sambil bercerita. Saya memperlihatkan salah satu karya mas Pinot kepada Aila. Keluarga Pinot adalah salah satu sumber inspirasi yang saya kagumi akan karya-karyanya.

Dengan dalih ingin belajar dari Pinot, saya juga berusaha mengenalkan sebuah kata “proses” kepada anak-anak. Tidak ada yang secara cepat berhasil membuat sebuah karya tanpa sebuah proses di belakangnya. Walaupun saya tetap tidak akan memaksakan kehendak kepada mereka (anak-anak). Mereka bebas menjadi apa saja, yang penting tetap jadi orang baik.

Continue reading

Menyeruak

Ada rasa yang menyeruak dari dalam dada. Tentang rasa bangga, tentang rasa haru dan tentang rasa syukur.

Melihat apa yang selama ini diusahakan, perlahan-lahan menjadi sesuatu yang diinginkan.

Pelan, perlahan, tidak berlebihan, namun cukup.

Ada rasa itu dari dalam dada.

Komputer pertama dan Sebuah Cita-cita

Ini adalah komputer pertamaku.

Waktu itu (2004) adalah saat pertama kali aku memiliki benda yang bernama komputer. Aku adalah seorang yang baru saja lulus pendidikan menengah atas dan berencana melanjutkan belajar di bangku kuliah dengan jurusan Teknik Informatika.

Pada saat itu aku bukanlah orang yang sudah lama mengenal komputer. Aku hanya tahu benda tersebut dari praktikum di sekolah, itupun hanya 1 jam perminggunya, bahkan hanya dua bulan sebelum kelulusan.

Continue reading

Hi Feb

Setelah tulisan soal papan iklan di jalan kemarin, tulisan ini sama halnya saat aku Menyapa Oktober. Isinya serpihan cerita selama beberapa bulan terakhir. Isinya mungkin tidak terlalu berarti, tapi tak ada salahnya untuk dituliskan di sini. Selamat menikmati…


Mengurangi

Pertama soal self reminder dulu ya, sebenarnya ini untuk aku sih. Tapi siapa tahu bisa jadi bekalmu juga untuk mengarungi perjalanan (ceileeeh).

Continue reading