Beirut di telingaku

Kembali terjadi tragedi, tahun ini belum henti-hentinya menghantam kita dengan duka lara.

Tagar #PrayForLebanon di sosial media kesayangan kita menjadi gambaran kejadian ini. Masih simpang siur memang sebab musabab terjadinya ini, but let’s pray for all people there.

Saya tidak akan membahas lebih jauh kejadian ini, hanya saja saya teringat sebuah musik tentang kota Beirut, Lebanon.

Saya tak begitu mengenal kota ini, lokasi secara georafisnya pun tidak tahu, tapi ini adalah musik yang saya suka dan kebetulan judulnya adalah nama kota yang saat ini sedang ditimpa kemurungan.

Musik ini berjudul Beirut, milik seorang seorang musisi terompet Perancis-Lebanon, Ibrahim Maalouf.

Durasi musiknya cukup panjang, kurang lebih sebelas menit. Tapi cobalah dengarkan saja, gunakan headphone, sambil hening sejenak dan menikmati videonya atau pejamkan mata saja.

Aaah begitu banyak kehilangan yang terjadi di tahun ini, cukup dulu ya. cukup. Kami perlu istirahat, merelakan dan meredakan duka sebelumnya untuk menerima duka selanjutnya.

Kita masih dirundung…


Also published on Medium.

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.