SELOMAS

Waktu menunjukkan pukul 7.45 terlihat di dashboard motorku. Tidak biasanya jam segini aku sudah sampai di perempatan kentungan, biasanya lebih sering telat. Pagi ini aku berhenti di paling depan karena baru saja lampu merah menyala.

Alih-alih ngelamun, salah satu kegiatanku ketika menunggu lampu hijau menyala adalah mengamati sekeliling. Biasanya sih mengamati papan iklan. Kalau sore hari biasanya mengamati seniman/ pengamen yang mendendangkan lagu. Sering kali lagu yang mereka nyanyikan menjadi referensiku untuk gitaran.

Berada di sebelah kanan seorang wanita berseragam kantor menggunakan motor beat. Masih terlihat muda, namun sepertinya sudah berkeluarga. Dari pakaiannya terlihat bahwa beliau pekerja kantoran yang sedang mengejar waktu absen di tempat beliau bekerja, semoga nggak telat ya bu!

Di sebelah kiri ada seorang pria, yang membuatku menulis cerita ini. Pria ini berperawakan tidak kurus dan tidak pula gemuk. Berkulit hitam, postur tubuhnya pas dan terlihat berisi. Mengenakan jaket berwarna gelap dan memakai celana jeans pendek.

Continue reading