Saya mau bicara soal SEO, tsaahh macak SEO Rockstar dulu. Yang saya tulis ini adalah tentang adanya sedikit ketimpangan antara jumlah viewers artikel yang berbau teknologi dengan kemungkinan peningkatan revenue dari usaha Cost Per Click.( Udah kayak judul skripsi belum? ).

Jangan tulis soal Teknologi

Karena yang datang atas nama keyword teknologi biasanya adalah orang yang sudah cukup paham dengan adanya Advertising. So, mereka tidak akan terjebak atau bahkan melakukan klik pada iklan, its means nothing for Cost Per Click. Bahkan bisa jadi browser yang mereka pakai berfitur AdBlock. Haha..

Intinya, Its not really worth untuk menulis soal Teknologi, terlebih programming dan tetek bengeknya. Walaupun begitu kita masih tetap dapat dollar of Cost Per Miles. Namun ini hanya asumsi saya lho ya, saya rasa tidak ada ruginya jika anda terus fokus membangun media berkabar soal Teknologi. Semua pasti ada hasilnya, tinggal seberapa balance antara effort dan revenue.

Media/Blog berbau teknologi justru akan mendapatkan perhatian lebih dari para pengiklan yang ingin melakukan endorsed produk. Media teknologi juga berpeluang besar untuk mendapatkan revenue dari affiliate. Coba perhatikan, web teknologi disekitar anda sudah banyak yang memasang link affiliasi kan? Dan yang jelas, segala tulisan akan memberikan manfaat informasi untuk para pengunjung.

Kesimpulan, untuk kita yang bermain advertising dan berharap memiliki penambahan CPC dari banyaknya visitors datang dari keyword, maka ada baiknya tidak terlalu berharap terhadap topik berbau teknologi. Karna CPC anda bisa saja tidak naik, karena probabilitas Click on Ad cukup kecil.

Sekian dan Semua itu demi traffic…

Disclaimer : Saya bukan ahli. Saya bukan mastah, Saya juga bukan SEO Rockstar, namun hanya Popstar. Juga bukan SEO Ninja, namun hanya SEO Karate. Basis pengetahuan dari tulisan ini masih sangat kecil, dari melihat, mencoba, mempraktekan, menimbang dan menghitung. 

Bapak ibu saya memang asli Jogja, namun sekarang ini mereka berdomisili di Banjarmasin, di kota tersebut dua jenis makanan ini sebenarnya ada, namun menurut beliau rasanya kurang enak, bahkan mendekati tidak enak.

Oleh karena itu, setiap kali pulang ke Jogja, dua jenis makanan ini selalu jadi idola. Bahkan setiap kali dijemput dari bandara, selalu langsung mampir ke warung untuk beli tongseng atau bakmi godhog.

Entah apa magnet yang terkandung dikedua makanan ini, yang jelas bapak saya bisa sampai dua atau tiga kali dalam seminggu minta mampir makan bakmi godhog. Kalau Tongseng sebaiknya jangan tiap minggu deh hehe.

Kebiasaan ini kini juga menjadi kesenangan juga untuk saya sekeluarga dan termasuk Aila. Si kecil Aila sangat suka kalau diajak makan bakmi godhog, dia juga tak sungkan bilang jika sedang pengen makan dua jenis makanan ini.

Ketika awal awal dulu Aila makan bakmi godhog setengah porsi, tapi sekarang dia sudah mampu satu porsi sendiri, hadeh hadeh…

Kalau urusan tongseng, menurut ibu saya ; Anak kecil yang doyan Tongseng ya Aila ini…hehe…

 

Judulnya aneh ngga sih? Jadi begini critanya. Ane itu lebih suka melakukan kegiatan apapun di kamar mandi diiringi suara gemericik air.

Kadang walaupun bak mandi sudah penuh, ane tetap mbuka kran air. Bukan niat mau mbuang air sih, tapi semata-mata biar ada suara air ajah.#halah

Sudah cukup jelas, alasannya biar kalau boker ngga kedengeran suara “cemplung- cemplung”, atau kalau pas kentut ngga kedengeran suara “preeet preeet preeettth…”.

Makanya kalau pas hajatan di kamar mandi yang air kran-nya ngga ngalir atau kran-nya pakai selang rasa-rasanya gimana gituh, mandinya jadi kayak pekewuh, mau pup pun jadi ngga tenang, mau buang gas juga takut konangan, asline mung masalah isin. Terlebih jika berada dirumah orang lain, misalnya rumah simbah dari istri gitu ( hadeh malah surhat ).

Namun yang jelas adalah ane lebih suka ada suara gemericik air dari pada sepi nyenyet saat sabunan atau sikat gigi.

Kalau ente gimana? Setuju sama ane ngga nih? Kalau iya, Jangan lupa ketik “setuju” pada kolom komentar atau sebarkan seluas-luasnya hingga angkasa ya!

Oke..sekian dulu ye edisi short time bloging..

Bye…