Iseng cek cek server, eh agak sedikit curiga karena ada beberapa request sering masuk lewat port ssh. Hmmm… entah ini akses yang baik atau semacam percobaan brute force, tapi ada baiknya saya melakukan sedikit perubahan konfigurasi pada port ssh.

Well …. mari kita ganti port ssh, Biar berasa lebih aman dari banyaknya request melalui port ini. Seperti biyasa, kita googling saja langkah-langkah cara ganti port ssh di linux:

Login ssh seperti biasa, lalu edit keterangan port yang digunakan ssh pada file sshd_config dengan cara :

nano /etc/ssh/sshd_config

Setelah mengganti bagian port yang digunakan lalu, restart ssh service :

service ssh restart

Udah gitu aja, semoga dengan ganti port ssh bisa lebih berasa aman.

Sekian

Jangan melupakan hal-hal kecil, karena sesuatu yang besar tak akan jadi besar tanpa hal kecil.

Jangan lupakan hal-hal sederhana, karena sesuatu yang spesial tak akan jadi spesial tanpa hal yang sederhana.

Lakukanlah hal yang kecil dan sederhana untuk membuat sesuatu yang besar dan spesial.

Bagaimana kamu mau jadi besar dan spesial jika hal kecil dan sederhana saja sering kamu lupakan?

Dalam sebuah perjalanan, Aila melihat gedung dan dia bertanya ; Pap, itu gedung apa?

Saya : Owh itu gedung sekolah perawat.

Aila : Perawat itu apa?

Saya : Itu lho yang kemaren nanya-nanyain kamu waktu periksa ke Dokter. (Kebetulan sehari sebelumnya Aila pergi ke dokter untuk check up). Lalu saya lanjutkan cerita, kalau nanti Aila mau jadi perawat, sekolahnya ditempat seperti itu. Kalau jadi perawat nanti bisa kerja di Rumah Sakit juga.

Aila : Dengan spontan dia menjawab ; Aku ngga mau jadi perawat, aku mau jadi Progremer! Aku mau jadi kayak Papap progremer.

Saya: Sambil ketawa kecil, saya bertanya: kenapa mau jadi Progremer?

Aila : Biar bisa Leptopan!

Hahaha jadi ini cuma masalah dia pengen mainan leptop.

Boleh jadi apa saja, yang penting kamu bahagia – Fatherhood Endank Soekamti